Thursday, November 24, 2016

MUHASABAH 212


Surah 2 ayat 12

أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَٰكِنْ لَا يَشْعُرُونَ


Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.
Tafsir Quraish Shihab :
Ingat dan waspadalah kalian, wahai orang-orang yang beriman, bahwa mereka itulah sebenarnya yang berbuat kerusakan, akan tetapi mereka tidak menyadarinya karena rasa bangga atas diri sendiri, juga akibat buruk yang akan menimpa mereka oleh sebab kemunafikan.

Surah 21 ayat 2

مَا يَأْتِيهِمْ مِنْ ذِكْرٍ مِنْ رَبِّهِمْ مُحْدَثٍ إِلَّا اسْتَمَعُوهُ وَهُمْ يَلْعَبُونَ


Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al Quran pun yang baru (di-turunkan) dari Tuhan mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main,
Tafsir Quraish Shihab :
Ketika al-Qur'ân yang baru diturunkan dari Tuhan mereka itu datang untuk memberi peringatan tentang apa yang bermanfaat bagi mereka, mereka mendengarnya sambil menyibukkan diri dengan hal-hal yang tidak bermanfaat: bermain seperti kanak-kanak.

Surah 2 ayat 212
زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا ۘ وَالَّذِينَ اتَّقَوْا فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ


Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.
Tafsir Quraish Shihab :
Sesungguhnya penyelewengan dan kekufuran mereka itu tidak lain disebabkan oleh nafsu duniawi. Orang-orang kafir itu sungguh telah dihiasi oleh keindahan dunia sehingga mereka menghina orang-orang beriman yang lebih mengutamakan kehidupan akhirat. Di akhirat kelak, orang-orang yang beriman berada di tempat yang lebih unggul dari orang-orang kafir. Adapun kelebihan orang-orang kafir dalam harta dan perhiasan dunia tidak berarti mereka lebih utama. Karena rezeki Allah itu ditentukan bukan atas dasar keimanan dan kekufuran, tapi kembali kepada kehendak-Nya. Dari itu, ada yang diuji dengan rezeki yang berlimpah, sementara yang lain dicoba dengan rezeki amat sedikit (kemelaratan).

"wallahu a'lam bishawab"



Friday, August 5, 2016

Kehebatan Cinta dan kasih Allah SWT untuk hambanya !!!!!!!!!

Kehebatan Cinta dan kasih Allah SWT untuk hambanya !!!!!!!!!
ANTARA IBU DAN ANAKNYA 
ANTARA ALLAH SWT DAN HAMBA-NYA

Berkata Al Fudhail Ibnu 'Iyadh : Aku belajar sabar kepada ALLAH SWT dari seorang anak kecil...
Suatu saat ketika aku pergi ke masjid, aku dapati seorang perempuan dari dalam rumahnya terpaksa memukul anaknya hingga anaknya berteriak dan lari keluar dari rumah, melihat pintu terbuka maka di tutuplah oleh si ibu..

Lalu aku melihat anak tersebut setelah ia menangis sebentar, kemudian aku melihatnya kebingungan, dia menoleh ke kanan ke kiri namun tidak mendapati tempat untuk bernaung baginya, akhirnya anak kecil itu memutuskan untuk pulang kembali kepada ibunya, akan tetapi sesampai di depan rumah, dia dapati pintu rumahnya sudah tertutup, tanpa pikir panjang dia letakkan pipinya di ambang pintu sampai ia tertidur dengan airmata di pipinya..

Ketika si ibu membuka pintu hendak keluar, tiba-tiba didapati anaknya dalam keadaan yang sangat memerlukan kasih sayangnya, hati ibu tidak kuat menahan kasih sayang kepada anaknya dan diambillah anak tersebut serta dicium oleh ibunya dengan penuh kasih-sayang..

Kemudian ibu itu berkata : 'Wahai anakku.. Kemana engkau meninggalkanku pergi, apakah ada yg mau menjagamu selainku, bukankah ibu berkaki-kali berkata jangan melanggar perintah ibu..?

Akhirnya dipeluklah anak itu oleh ibunya dan digendongnya dimasukkan kembali ke dalam rumahnya".
Adapun Al Fudhail yg melihat peristiwa ini tiba-tiba menangis sampai jenggotnya terbasahi dg air matanya, sambil berkata : "SubhanALLAH, sungguh ketika seorang hamba itu bersabar dan terus bersimpuh di depan pintu ALLAH, maka sebesar apapun dosanya niscaya ALLAH akan membukakan pintu baginya, karena tidak ada tempat perlindungan bagi seorang hamba kecuali dg kembali kepada ALLAH dan selalu berusaha menjauhi larangannya.."

Katakanlah : “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS Az Zumar 53).

Allahu Akbar betapa sayangnya Allah kepada hambaNya yang bertaubat...

Allhumma ya Allah terimalah taubat kami, dan ampunilah seluruh dosa kami...aamiin.

Dahsyatnya Shalawat di hari Jum'at !!!!!

Bila hari-hari biasa, kalau kita bershalawat, shalawat itu diantar ke Rasul melalui malaikat-malaikat Allah. Kalau hari Jum’at, diantar langsung. Hitungan malam Jum’at itu dimulai Kamis maghrib. Jadi, langsung aja geber-geberan shalawat. Tebus kelalaian di hari-hari biasa mulai maghrib ini sampai dengan Jum’at maghrib nantinya.

Benar-benar dibanyakin shalawatnya, tapi baca dengan penuh cinta, dengan mencoba menimbulkan rasa rindu. Bayangin, kelak saat kita di Padang Makhsyar, saat semua Nabi, menyeru umatnya untuk mencari Nabi Muhammad SAW, bergabung bersamanya…

Kita-kita yang rajin bershalawat untuknya malah disenyumin Nabi Muhammad SAW, disalamin Nabi Muhammad SAW, dan ikut berbaris di belakangnya seraya menanti hisab yang sudah diringankan seringan-ringannya sebab Nabi bersama kita.

Shalawat itu doa. Sedang kalau doa, kembali lagi pada yang mendoakan. Kiranya, kalau mendoakan Nabi? Doa buat Nabi, kembali ke kita. Wow!!!!!!!

Shalawat pun amalan hebat. tidak perlu wudhu, tidak perlu niat. Walau tentu kalau wudhu jauh lebih baik dan hebat sebab Allah pun bershalawat.

Para malaikat pun bershalawat. Penghuni alam semesta, semua cinta Nabi. Semua bershalawat, kecuali mereka yang kafir, bodoh, dan malas.

Dengan shalawat, doa pun menjadi makbul sebab sebelum dan sesudah berdoa kita menyebut nama Rasul dengan penuh pemuliaan dan penghormatan.

Allah paling suka hamba-hamba-Nya mencinta yang dicintai-Nya. Allah paling suka sama hamba-hamba-Nya yang mendoakan kekasih-Nya. Sesiapa yang berdoa dengan menyebut nama Muhammad, sholla ‘alaih, maka doa itu sungguh tak terhalang.

Perumpamaan di dunia, kita menyebut pejabat atau orang berkuasa, yang jadilah kemudian urusan jadi mulus. Apalah lagi menyebut nama Nabi?
Seorang kawan diberhentiin polisi. Salah jalan. Dia buka kaca, tanpa ba-bi-bu, dia bilang, “Maaf Pak… Mau jemput Yusuf Mansur.…”
Polisi yang sudah bersiap-siap nilang, denger nama saya disebut, dan dia cinta sama saya, malah senyum, “Salam sama Ustadz, ya!”
Kawan ini kemudian berlalu. Selamat. Gak ditilang. Tapi, don’t try at home. Sebab banyak polisi yang jadi followers.
Apa pesan moral yang bisa ditangkap? Dari kisah sebagian dari mereka yang menyebut nama Yusuf Mansur?
Maka, nyebut nama Yusuf Mansur, yang dhaif, banyak diprotes, banyak dicaci,tidak semua suka.Bagaimana lagi nyebut nama Rasul?

Berdoalah kepada Allah, yang Allah bahkan menulis di Al Qur’an-Nya, bahwa Allah mencintai Nabi- Nya dan mencintai yang mencintai Nabi-Nya.

Berdoalah kepada Allah. Secara, bahwa sesiapa yang mencintai Nabi-Nya, akan diampuni dosa-dosanya, diangkat derajatnya, dikabul doanya…

Petugas imigrasi bandara, bertanya kepada tamu dari luar negeri, “Where will you tinggal di Jakarta?” sambil bolak balikin paspor.

Tamu-tamu Yusuf Mansur dari luar-luar negeri, yang udah paham, nyebut, “Yusuf Mansur…” Petugas, subhaanallaah, langsung senyum…

“Ooohhh… Tamunya Yusuf Mansur…”. Jebrat jebret, distempel itu paspor, dan langsung gak pake ditanya-tanya lagi. “Silakan,” penuh ramah.

Bayangkan jika Yusuf Mansur yang dhaif, lemah, ikut mendampingi tamu tersebut? Kayak apa kemudahan dan kelancarannya?

Maka sekarang bayangkan, jika di antrian hisab di yaumil hisab, bahkan sejak di Padang Makhsyar, kita sudah bersama Nabi? Benar-benar bersama Nabi.

Yaa Allah, saya nangis membayangkannya. Di Padang Makhsyar, yang matahari sejengkal dari kepala, ditemani Nabi.

Seperti apa kemudahan yang bisa kita dapatkan dari penjaga-penjaga hisab yang bengis dan tak kenal ampun? Sedang kita tahu dosa kita begitu banyak?

Bershalawatlah sebanyak-banyaknya. Sebut nama Nabi sepenuh-penuhnya rasa cinta dan rindu. Kamis maghrib waktu yang mustajab.

Kamis maghrib sudah dihitung hari Jum’at. Sudah akan berlipat-lipat fadhilah, pahala, kebaikan bershalawat.
Yaa Rasul, salam ‘alaik… Yaa Nabi, salam ‘alaik… Allahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aalih.

Bershalawatlah sebanyak-banyaknya. Buat yang tidak mampu sebanyak-banyaknya, bacalah 100. Seratus insyaaAllah udah dihitung banyak. Aamiin.

Asal seratus itu dibaca dengan menyertakan hati. Berharap bisa berjumpa dengan Nabi. Berharap bisa duduk satu surga bersama Nabi. Yaa Allah…

Dan berdoalah. Secara berdoa juga diperintah oleh Allah dan sangat dianjurkan oleh Nabi. Berdoalah. Untuk urusan apa aja. Dunia dan akhirat.

Jangan lupa doain saya. Nitip banget doain saya juga keluarga saya. Plus doa untuk Indonesia dengan seluruh rakyatnya.
Yaa Rasul… Innii musytaaq ilaik. Sungguh saya ini rindu melihatmu, Yaa Rasul… Meski mata belum pernah melihatmu…

Maafkan jika saya menyebut-nyebut nama Yusuf Mansur di dalam pengajaran hikmah. Semoga kawan-kawan dapat memahami hal tersebut sebagai ibrah. Gak ada maksud lain.

Tolonglah untuk dewasa, arif, dan cerdas. Liat substansi dan hikmah. Maafkan cara saya yang mungkin salah dalam mengajar. Sungguh, saya bukan siapa-siapa.

Allahu a'lam bissawab

Friday, July 22, 2016

KRITERIA PEMIMPIN DALAM ISLAM (KEIMANAN DAN KETAQWAAN) !!!!!!!!!!!

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu. 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه


SubhanAllah sahabatku Islam adalah agama sempurna yg mencakup semua aspek kehidupan, tahta apalagi kepemimpinan. Dari sederhana masuk kamar mandi sampai apalagi kepemimpinan. Memisahkan Islam dg kepemimpinan adalah kebodohan, tidak faham ajaran Islam. Islam tidak bisa dipisahkan dg politik kekuasaan. Nabi Ibrahim diutus Allah untuk menghadapi rezim berhala Namrudz, Nabi Musa diutus Allah menghadapi rezim pembantai bayi Firaun, dan Nabi Muhammad diutus Allah untuk menghadapi para kuffar jahiliyyah. Dg takluknya kepemimpinan kuffar jahiliyyah maka umat manusia beriman "bertasbih kepada Allah, dan banyak mengingat Allah (QS Thoha 33-34), agar umat hidup dalam PETUNJUK ALLAH, dalam KEMULIAAN ISLAM, dalam KEBERKAHAN TAQWA. bahagia dalam SYARIAT dan SUNNAH RASULULLAH (QS Al A'rof 96). Karena itu Islam sangat memperhatikan kepemimpinan dg syarat dan kreteria yg sangat jelas yaitu mengutamakan KEIMANAN dan KETAQWAAN. "...bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yg shalih (QS Al Anbiya 105). Karena itu HARAM, memilih pemimpin kafir, bacalah dg iman! Kalam Allah ini,
"Hai orang-orang yg beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dg meninggalkan orang-orang mu'min. Inginkah kamu mengadakan alasan yg nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?" (QS An Nisa 144).
"Hai orang-orang yg beriman, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yg membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yg telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yg kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yg beriman" (QS Al Maidah 57).
Rasulullah bersabda kepada ka’ab bin ujrah: mudah-mudahan Allah melindungimu dari para pemimpin yg jahil. Ka’ab bin ujzah bertanya: apa yang dimaksud dg pemimpin yang jahil wahai Rasulullah? Beliau menjawab: "mereka adalah para pemimpin yang hidup sepeninggalku. Mereka tidak beriman pada petunjuk Allah, dan mereka tidak mengikuti sunnahku" (HR Ahmad).
Ingat setiap mu'min apalagi juru da'wah wajib menyampaikan dalil yg benar berdasar Alqur'an dan Sunnah.
Allahumma ya Allah berkahilah negeri kami dg Engkau hadirkan untuk kami pemimpin yg sangat takut kepadaMu, dan mengajak kami takut kepadaMu, pemimpin teladan, cerdas, jujur, amanah, yg sungguh sungguh mencintai kami sebagai rakyatnya, dan mengajak kami hidup bahagia dalam SyariatMu dan Sunnah NabiMu Muhammad shollallahu alaihi wasallam....aamiin.

Sumber : ( K.H. Muhammad Arifin Ilham)

HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS !!!!!!!!!!!!!

HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS!!!




Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Selamat Pagi
HIDUP :
BUTUH BATU KERIKIL supaya kita BERHATI-HATI..
BUTUH SEMAK BERDURI supaya kita WASPADA..
BUTUH PERSIMPANGAN supaya kita BIJAKSANA dalam MEMILIH..
BUTUH PETUNJUK jalan supaya kita punya HARAPAN tentang arah masa depan.
HIDUP :
BUTUH MASALAH supaya kita tahu kita punya KEKUATAN..
BUTUH PENGORBANAN supaya kita tahu cara BEKERJA KERAS..
BUTUH AIRMATA supaya kita tahu MERENDAHKAN HATI
BUTUH DICELA supaya kita tahu bagaimana cara MENGHARGAI..
BUTUH TERTAWA supaya kita tahu MENGUCAPKAN SYUKUR.
BUTUH SENYUM supaya kita tahu kita PUNYA CINTA
BUTUH ORANG LAIN supaya kita tahu kita TAK SENDIRI
BUTUH KEARIFAN supaya kita tahu bahwa hidup kita ADA PADA KEHENDAKNYA
Subahanallah,
Untuk kebahagiaan hambaNya Alloh Subhanahu Wa Ta'ala
telah mempersiapkan segalanya sedetil mungkin,
tiada satupun yang terlewatkan dan semua pertanyaan yang berkaitan dengan ujian dan cobaanNya telah pula Alloh Subhanahu Wa Ta'ala siapkan
“ Juklak “ Petunjuk Pelaksanaannya yang tercantum dalam Al Qur’an suci.
KENAPA AKU DIUJI ?
Allah Ta'ala menjawab dalam Al Qur'an :
" Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan;
"Kami telah beriman," sedangkan mereka tidak diuji?
Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka,
maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta."
[Surah Al-Ankabut ayat 2-3]
KENAPA AKU TIDAK DAPAT APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN?
Allah Ta'ala menjawab dalam Al Qur'an :
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu
dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu,
Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."
[Surah Al-Baqarah ayat 216]
KENAPA UJIAN SEBERAT INI ?
Allah Ta'ala menjawab dalam Al Qur'an :
"Allah tidak membebani seseorang itu
melainkan sesuai dengan kesanggupannya. "
[Surah Al-Baqarah ayat 286]
KENAPA ADA RASA KECEWA ?
Allah Ta'ala menjawab dalam Al Qur'an :
"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi darjatnya,
jika kamu orang-orang yang beriman."
[Surah Al-Imran ayat 139]
APA YANG AKAN AKU DAPATKAN DARI SEMUA ?
Allah Ta'ala menjawab dalam Al Qur'an :
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin,
diri, harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka."
[Surah At-Taubah ayat 11]
KEPADA SIAPA AKU BOLEH BERHARAP ?
Allah Ta'ala menjawab dalam Al Qur'an :
"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dariNya.
Hanya kepadaNya aku bertawakkal. "
[Surah At-Taubah ayat 129]
KALAU BEGINI, BAGAIMANA AKU DAPAT BERTAHAN ?
Allah Ta'ala menjawab dalam Al Qur'an :
"...dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Alloh.
Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Alloh
melainkan kaum yang kafir."
[Surah Yusuf ayat 12]
BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA ?
Allah Ta'ala menjawab dalam Al Qur'an :
"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan),
dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh,
di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan
di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah kamu kepada Allah,
supaya kamu berjaya (mencapai kemenangan). "
[Surah Al-Imran ayat 200]
MINTALAH KEPADA ALLAH TA'ALA...
Allah Ta'ala menjawab dalam Al Qur'an :
"Dan mintalah pertolongan (kepada Alloh) dengan jalan sabar
dan mengerjakan sembahyang;
dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat
kecuali kepada orang-orang yang khusyuk"
[Surah Al-Baqarah ayat 45]

Sumber : (USTAD YUSUF MANSYUR)